Platform ini digunakan untuk mengembangkan aplikasi desktop untuk sistem operasi Windows. Windows memiliki berbagai framework dan toolset yang dapat digunakan oleh developer untuk membangun aplikasi desktop dengan berbagai bahasa pemrograman seperti C++, C#, atau Visual Basic.
Platform ini digunakan untuk mengembangkan aplikasi desktop untuk sistem operasi macOS. macOS juga memiliki berbagai framework dan toolset yang dapat digunakan oleh developer untuk membangun aplikasi desktop dengan bahasa pemrograman seperti Objective-C atau Swift.
Platform ini digunakan untuk mengembangkan aplikasi desktop untuk sistem operasi Linux. Linux juga memiliki berbagai framework dan toolset yang dapat digunakan oleh developer untuk membangun aplikasi desktop dengan bahasa pemrograman seperti C++ atau Python
Platform ini digunakan untuk mengembangkan aplikasi mobile untuk sistem operasi Android. Android Studio adalah IDE yang paling populer untuk pengembangan aplikasi Android, dan bahasa pemrograman yang umum digunakan adalah Java atau Kotlin.
Platform ini digunakan untuk mengembangkan aplikasi mobile untuk sistem operasi iOS. Xcode adalah IDE yang paling populer untuk pengembangan aplikasi iOS, dan bahasa pemrograman yang umum digunakan adalah Swift atau Objective-C.
Platform ini digunakan untuk mengembangkan aplikasi mobile untuk Android dan iOS dengan menggunakan JavaScript dan React framework. React Native memungkinkan pengembang untuk membuat aplikasi mobile cross-platform dengan menggabungkan kode JavaScript yang sama untuk kedua platform.
Platform ini digunakan untuk mengembangkan aplikasi mobile untuk Android dan iOS dengan menggunakan bahasa pemrograman Dart. Flutter memungkinkan pengembang untuk membuat aplikasi mobile cross-platform dengan menggunakan kode yang sama untuk kedua platform.